Kami dan Kalian
Saat kita berubah mengikuti frame, kita bukan terlena. Kita terbawa diskursus bersama mengenai peran si frame. Dan aku jadi ingat cerita kesukaan para eksistensialis seperti ini:
Dua orang Yahudi, Simon dan Lev, sedang berjalan bersama, melewati kapel kecil. Ada pengumuman di depannya:
BERGABUNGLAH, DAN DAPATKAN $1000
“Apaan sih?” penasaran mereka. Maka Lev memutuskan mencoba masuk menari tahu. Simon menunggu di luar.
Dua jam kemudian, Lev keluar. Simon tentu menanyakan apa yang terjadi.
“Oh, aku pindah agama,” kata Lev.
“Lalu, kamu dapat $1000 beneran?” tanya Simon.
Lev mengernyitkan kening. “Hanya uang sajakah yang dipikirkan orang Yahudi seperti kalian?”
Dan kita bisa memilih selalu merdeka dan bahagia saat kita memutuskan diskursus kita sendiri, yang tak membelenggu.

semudah itu berubah, bagai air di daun talas
yando
11 Mar 10 at 20:51